Official! Yunani Mengirim Surat ke Pentagon Untuk Membeli F-35 Baru atau Bekas

Yunani Mengirim Surat ke Pentagon Untuk Membeli F-35

Pemerintah Yunani mengirim surat ke Pentagon untuk membeli F-35 baru atau bekas, dilansir dari surat kabar Yunani, protothema.gr, Senin (16/11/2020). Surat Permintaan resmi atau Letter of Request (LOR) dikirim ke Departemen Pertahanan Amerika Serikat oleh Kementerian Pertahanan Yunani pada tanggal 6 November 2020, yang isinya meminta untuk “pembelian segera” baik F-35A Angkatan Udara Amerika Serikat baru atau bekas, atau mungkin campuran keduanya. 

“Keputusan untuk mengikuti program F-35 Joint Strike Fighter akan didasarkan pada berbagai faktor seperti jadwal pengiriman pesawat, rencana pembayaran kembali, konfigurasi pesawat dan kemungkinan kombinasi untuk mendapatkan total 18 pesawat hingga 24 pesawat tempur (baru atau telah digunakan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat, jika tersedia). “Karena pengaturan fiskal internal dan aturan lain yang berlaku dalam kerangka anggaran dan defisit Uni Eropa, sangat penting bahwa F-35 pertama dikirim pada tahun 2021. Bagi kami, kami akan melakukan segala kemungkinan untuk mengimplementasikan program ambisius ini. ” 

Bunyi surat permintaan resmi dari Kementerian Pertahanan Nasional Yunani tertanggal 6 November.
Yunani Mengirim Surat ke Pentagon Untuk Membeli F 35 Baru atau Bekas 1
Pesawat tempur F-35. Kredit: pinterest.com

Senada dengan laporan diatas, surat kabar Yunani lainnya greekcitytimes.com, Selasa (17/11/2020), melaporkan bahwa LOR (Letter of Request) telah ditandatangani oleh Direktur Jenderal Persenjataan dan Investasi Yunani, Theodoros Lagios yang juga meminta kepada pejabat Amerika Serikat untuk mengunjungi Yunani “secepat mungkin” untuk memulai negosiasi atas kemungkinan pembelian pesawat tempur F-35 tersebut.

Rencana yang sangat ambisius untuk dapat segera memiliki pesawat tempur F-35 pertamanya tahun depan mungkin menjadi alasan mengapa Kementerian Pertahanan Yunani telah menentukan opsi untuk menerima pesawat tempur bekas United States Air Force atau Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF), melansir dari laman thedrive.com, Selasa (17/11/2020). Rencana ini akan menghemat waktu untuk mengindari ” jadwal antrean” (menunggu slot produksi) yang tersedia di jalur perakitan Lockheed Martin yang sibuk di Fort Worth, Texas, akan tetapi sejauh yang penulis ketahui rencana untuk menjual pesawat bekas bukanlah jalan yang “lumrah” digunakan untuk pesanan ekspor pesawat temput F-35 sejauh ini.

Kunjungi Juga:  Korea Selatan Mengembangkan Baterai Lithium-ion Untuk Kapal Selam Chang Bogo III
Pesawat tempur F 35 1
Pesawat tempur F-35. Kredit: pinterest.com

Selain itu, meskipun Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) memiliki pesawat tempur F-35 batch awal yang kemampuan tempurnya bisa dibilang terbatas. Pesawat tersebut difungsikan untuk memenuhi peran pelatihan yang penting sebagai bagian dari upaya multinasional untuk menghasilkan pilot beserta awak atau kru pendukung untuk program Joint Strike Fighter. Disamping itu, Angkatan Udara Amerika Serikat telah memiliki rencana untuk mengalih fungsikan beberapa pesawat tempur batch awal tersebut menjadi pesawat agresor, yang nantinya bertugas sebagai lawan tanding bagi pilot-pilot tempur Angkatan Udara, Angkatan Laut dan Marinir Amerika serikat (misalnya dalam latihan simulasi perang “Red Flag” yang terkenal).

Penting untuk kita catat bersama, bahwa LOR tidak menyiratkan bahwa Yunani pasti akan memperoleh pesawat tempur F-35 dan “time line” yang dilaporkan pada surat diatas menurut penulis sangat kecil untuk dapat terealisasi.  Namun, perlu dicatat juga, bahwa rencana tersebut mengisaratkan Yunani sangat membutuhkan pesawat tempur baru. Sebelumnya, negara tersebut juga telah mengkonfirmasi untuk mengakuisisi 18 pesawat tempur multiperan Dassault Rafale dari Prancis. Dengan mempertimbangkan alur rencana Yunani, sangat jelas bahwa Athena sedang melaksanakan modernisasi besar-besaran di dalam Hellenic Air Force atau Angkatan Udara Yunani (HAL). 

Video promosi pesawat tempur F-35. Kredit: youtube/lockheed martin

Langkah ini merupakan reaksi dari tetangga sekaligus “musuh bebuyutannya” Turki, yang telah mengakusisi dan menguji coba sistem pertahanan canggih S-400 buatan Rusia. Ditambah “track record” Turki yang sangat agresif untuk ikut terlibat dalam konflik diberbagai tempat seperti, Laut Mediterania, timur tengah, Libya & yang terbaru di konfilk Nagarno-Karabakh. Jika Yunani berhasil untuk mengakuisisi pesawat tempur F-35 serta Dassault Rafale, hal ini akan melanjutkan tradisi pesawat tempur Angkatan Udara Yunani yang mengoperasikan pesawat tempur dari Prancis dan Amerika Serikat, yang dimaksudkan untuk memastikan rantai pasokan berkelanjutan untuk setidaknya satu armada, dalam kasus sanksi atau pembatasan lain yang diberlakukan jika Yunani memutuskan untuk pergi berperang (termasuk melawan Turki).

Kunjungi Juga:  Kapal Selam Alugoro Melaksanakan Uji Indiscretion Rate Sebelum Diserahkan Ke Kemenhan

Sumber Referensi:

  1. https://www.protothema.gr/greece/article/1065609/einai-episimo-tin-agora-18-24-amerikanikon-mahitikon-f-35-zita-i-ellada-apo-tis-ipa/
  2. https://greekcitytimes.com/2020/11/16/greece-request-f-35-fighter-jet/
  3. https://www.thedrive.com/the-war-zone/37690/greece-says-it-is-willing-to-take-second-hand-f-35s-as-part-of-an-urgent-request-report
  4. https://www.pinterest.at/pin/AXTDwQ344vuD5Alqkzbk71iLX5WkIugQc5Q1LD0kmybc3qC9qtFmid4/
  5. https://www.youtube.com/watch?v=9LgH-Rwdwhs

pinit fg en rect red 28

Share this article
Seorang militer enthusiast dan silent reader dibeberapa forum serta website militer baik dalam maupun luar negeri yang akhirnya memutuskan untuk mulai menulis diblog ini. Hobby mengoleksi artikel, literatur, buku serta apapun yang berhubungan dengan militer.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *