USAF Menerima Pesawat Serang Ringan Beechcraft AT-6E Wolverine

USAF Menerima Pesawat Serang Ringan Beechcraft AT-6E Wolverine

Kantor program pesawat serang ringan angkatan udara Amerika Serikat telah menerima pesawat pertama dari dua pesawat serang ringan Beechcraft AT-6E Wolverine dalam sebuah upacara tertutup di Wichita, Kansas, mengutip dari akun twitter Textron Aviation Defense. Sebelumnya, pada bulan Maret 2020 Textron Aviation Defense telah menandatangani kontrak senilai $ 70,2 Juta dengan Air Force Life Cycle Management Center (AFLCMC) untuk menyediakan dua pesawat Beechcraft AT-6 Wolverine, pelatihan pilot, layanan teknik, dan dukungan kontraktor hingga empat tahun untuk pemeliharaan dan suku cadang.

Selama enam bulan ke depan pesawat tersebut akan tetap berada di Wichita, di mana Kantor Program Pesawat Serang Ringan dan Textron Aviation Defense akan bekerja sama untuk menyelesaikan sertifikasi kelayakan udara untuk pesawat AT-6E. Setelah pesawat tersebut selesai disertifikasi sesuai dengan standar militer Amerika Serikat, pesawat akan tersedia untuk pasar ekspor. Baik melalui metode penjualan komersial langsung atau melalui prosedur foreign military sales (FMS). Tunisia dan Thailand adalah calon pelanggan ekspor potensial, dimana keduanya telah “mengantongi” persetujuan Kongres Amerika Serikat untuk memperoleh pesawat tersebut.

Sementara itu, rencana USAF untuk Wolverine tampaknya telah bergeser. Awalnya, direncanakan bahwa kedua pesawat AT-6E akan digunakan untuk mendukung pengembangan taktik dan standar operasional ACC (Air Combat Command’s/komando tempur udara) untuk sistem jaringan berbagi data taktis yang dapat diekspor. Secara khusus, pesawat tersebut akan digunakan sebagai test bed dalam rangka membuktikan New Airborne Extensible Relay Over-Horizon Network (AEROnet) atau bisa kita sebut prototipe jaringan berbagi data baru USAF, yang dimana bertujuan untuk meningkatkan interoperabilitas dengan mitra internasional.

Kunjungi Juga:  Rheinmetall Meluncurkan IFV Lynx KF41 untuk Program Land 400 Phase 3 Australia

Namun, sekarang tampaknya pesawat tersebut diberikan tugas berbeda. Setelah pesawat menyelesaikan sertifikasi militer, perusahaan Textron Aviation Defense akan melatih beberapa pilot instruktur USAF dari Skuadron Tempur ke-81 dalam rangka persiapan untuk program Continued Light Attack Experiment (CLAE), yang akan berlangsung dari bulan Januari sampai Mei 2022. program CLAE dimaksudkan untuk mengeksplorasi solusi hemat biaya untuk Countering Violent Extremist Organizations atau melawan organisasi ekstremis (C-VEO) dengan mengembangkan dan menerapkan taktik, teknik, dan prosedur bersama dengan negara-negara mitra dengan menggunakan pesawat serang ringan. 

Pesawat Serang Ringan Beechcraft AT 6E Wolverine
USAF Menerima Pesawat Serang Ringan Beechcraft AT-6E Wolverine.
Kredit: twitter/@TxtAvDefense

Meskipun sebelumnya USAF pernah mengatakan bahwa mereka menginginkan platform hemat biaya yang layak untuk melawan ancaman dari organisasi/kelompok ekstremis, serta membebaskan pesawat tempur generasi keempat dan kelimanya dalam misi melawan teroris. Sayangnya, prospek USAF untuk mengakuisisi pesawat serang ringan untuk dioperasikan sendiri dalam perang melawan kelompok teroris nampaknya telah surut. USAF sekarang lebih tertarik untuk mendukung negara sekutu/mitra dalam membangun kapasitas angkatan udara mereka untuk melawan kelompok teroris, alih-alih ikut terjun langsung ke medan tempur melawan teroris seperti yang telah mereka lakukan selama ini.

Share this article
Seorang militer enthusiast dan silent reader dibeberapa forum serta website militer baik dalam maupun luar negeri yang akhirnya memutuskan untuk mulai menulis diblog ini. Hobby mengoleksi artikel, literatur, buku serta apapun yang berhubungan dengan militer.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *