TNI Angkatan Darat Menguji Coba Gunshot Detection System

TNI Angkatan Darat Menguji Coba Gunshot Detection System

Seiring dengan kemajuan teknologi di bidang pertahanan, TNI Angkatan Darat dituntut untuk “open minded” dan fleksibel dalam menghadapi tantangan yang diakibatkan dari dinamika kemajuan teknologi tersebut. Salah satu upaya TNI AD khususnya Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD (Dislitbangad) dalam menyelaraskan diri dengan perkembangan teknologi yaitu dengan ikut serta memfasilitasi (ikut serta menguji coba) dari berbagai alutsista yang rencananya akan diakuisisi. Mengutip dari laman resmi tniad.mil.id, Rabu (17/03/2021), menginformasikan Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD (Kadislitbangad) Kolonel Inf Terry Tresna Purnama, S.I.Kom.,M.M, menghadiri uji coba (sertifikasi)) Gunshot Detection System yang diajukan oleh PT. Sentra Surya Ekajaya, di Lapangan Tembak Pussenarmed, Batujajar, Bandung Jawa Barat.

Gunshot Detection merupakan sistem peralatan pendeteksi suara seperti tembakan senapan yang didesain portable, sehingga dapat dipasang pada kendaraan dengan mudah dan cepat. Pengoperasionalan Gunshot Detection juga relatif mudah untuk menampilkan data hasil analisa berupa arah azimuth, elevasi dan jarak sumber suara pada suatu monitor. Teknologi alat deteksi tembakan mampu menentukan posisi dan jarak senjata musuh dalam waktu relatif cepat karena mengintegrasikan perangkat sensor dan komputer dalam suatu sistem.

Dalam uji coba (sertifikasi)) Gunshot Detection System, tersebut Kepala Tim (Katim) uji Letkol Chb Sukamto menjelaskan pelaksanaan pengujian meliputi aspek-aspek materi uji aspek konstruksi dan perlangkapan, materi uji aspek kemampuan. Dan materi uji aspek kelancaran kerja serta materi uji aspek insani. Kadislitbangad Kolonel Inf Terry Tresna Purnama., S.I.Kom.,M.M, selaku kepala Kegiatan (Kagiat) menyampaikan bahwa uji coba (sertifikasi) Gunshot Detection System dilaksanakan dengan baik, integral dan obyektif sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang ditetapkan sesuai SST.

“Untuk kedepannya Gunshot Detection System akan menjadi telinga untuk mendeteksi arah tembakan dan jenis kalibernya, dan Remote Control Weapon System (RCWS) merupakan alat untuk mencari arah sumber tembakan sehingga ke depan TNI AD mempunyai alat yang canggih yang akan dioperasionalkan oleh para prajurit TNI AD dalam latihan maupun penugasan.”

Kadislitbangad Kolonel Inf Terry Tresna Purnama., S.I.Kom.,M.M,
Uji Coba Gunshot Detection System
Proses Uji Coba Gunshot Detection System.
Kredit: twitter/@tni_ad

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menambahkan dalam pelaksanaan uji coba (sertifikasi) Gunshot Detection System ini untuk tetap mengutamakan faktor keamanan dan juga menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Sementara itu, hadir dalam uji coba (sertifikasi) Gunshot Detection System Mabes TN, Paban III/Litbangasro Srenum TNI Mabesad , Paban III/Litbangasro Srenaad dan Paban IV/Binsisops Sopsad. Pussenif Kodiklatad; Dirbinlitbang Pussenif Kodiklatad Puspalad Kasubditbinjat Optronik Sdirbcab Puspalad, Kasubdislaik Dislaikad serta para pejabat terkait di lingkungan Dislitbangad. 

Kunjungi Juga:  Pesawat CN235-220 MPA Pesanan Senegal Tiba di Dakar

Terkait dengan pemasok dari Gunshot Detection System yaitu, PT. Sentra Surya Ekajaya. Perusahaan tersebut merupakan perwakilan dari manufaktur asal Perancis, yang dimana perusahaan tersebut sangat mengharapkan agar Gunshot Detection System ini dapat diuji coba karena sangat berkepentingan untuk mendapatkan sertifikasi di lingkungan TNI dan berharap dapat lulus uji dan sertifikasi.

TNI Angkatan Darat uji Coba Gunshot Detection System
Uji Coba (sertifikasi) Gunshot Detection System.
Kredit: twitter/@tni_ad

Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Darat, memiliki tugas pokok membina dan menyelenggarakan fungsi penelitian dan pengembangan dalam rangka mendukung tugas pokok TNI AD. Uji coba (sertifikasi) materiel TNI AD merupakan tugas penelitian karena dalam pelaksanaannya memiliki metoda dan teknik penelitian yang diatur dalam suatu tolok ukur Syarat-Syarat Tipe (SST).

Share this article
Seorang militer enthusiast dan silent reader dibeberapa forum serta website militer baik dalam maupun luar negeri yang akhirnya memutuskan untuk mulai menulis diblog ini. Hobby mengoleksi artikel, literatur, buku serta apapun yang berhubungan dengan militer.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *