Prabowo Dijadwalkan Berkunjung Ke Austria Untuk Membahas Penjualan Eurofighter Typhoon

Pesawat Tempur Eurofighter Typhoon Austria

Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo dijadwalkan berkunjung ke Austria untuk membahas penjualan Eurofighter Typhoon, dilansir dari laman media thejakartapost.com, Selasa (13/10/2020). Disamping lawatannya ke Austria, Prabowo juga akan diperkirakan mengunjungi Perancis, Jerman, Turki tentu saja kunjungannya yang sangat dinan-nantikan ke Amerika Serikat dari tanggal 15 sampai dengan 18 Oktober.

Mengutip laman berita cnbcindonesia.com, Rabu (14/10/2020), Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo mengirimkan surat tertanggal 8 Oktober kepada mitranya dari Austria Klaudia Tanner, yang kemudian di renspon “positif” oleh Menteri Pertahanan Austria Klaudia Tanner dengan mengirimkan surat balasan dan mengucapkan terima kasih atas surat dari mitranya Prabowo. Tidak luput juga beliau menyampaikan tidak sabar untuk bertemu dan membicarakan kemungkinan penjualan pesawat tempur Eurofighter Typhoon.

Prabowo Dijadwalkan Berkunjung Ke Austria Untuk Membahas Penjualan Eurofighter Typhoon
Pesawat Tempur Eurofighter Typhoon sedang bermanuver. Kredit: pinterest.com


“Kami sedang memodernisasi perlengkapan (alutsista) yang penting untuk melindungi kedaulatan nasional dan warga negara kami, untuk itu kami akan menindaklanjuti proposal kami mengenai pembelian pesawat tempur Eurofighter Austria,” mengutip pernyataan Prabowo. “Sehubungan dengan hal di atas, saya ingin melakukan panggilan kehormatan pada waktu yang Anda inginkan.” Prabowo menambahkan, dirinya akan berada di Wina pada 20 Oktober dan berharap dapat menggunakan kesempatan tersebut untuk membahas isu-isu yang menjadi perhatian bersama terkait pertahanan.

Rencana strategis pertama dalam road map MEF (Minimum Essential Force) yang dimana mencakup periode 2009-20014. Sayangnya hingga akhir Renstra II 2019, baru tercapai 63,19 persen dari rencana pengadaan, melenceng dari target 75,54 persen. Oleh karena itu, pemerintah berada dalam tekanan untuk mencapai outstanding 36,81 persen menjadi 100 persen pada 2024. Salah satu pilihan untuk mempercepat target MEF adalah dengan membeli persenjataan bekas dari negara lain, seperti pesawat tempur Eurofighter Typhoon dari Austria

Eurofighter Typhoon
Pesawat Tempur Eurofighter Typhoon sedang menggunakan afterburner.
Kredit: pintereset.com

Sayangnya rencana Prabowo untuk membeli 15 unit pesawat tempur bekas Eurofighter Typhoon memicu perdebatan dari berbagai pihak. Salah satunya dalam diskusi virtual yang diadakan Jakarta Defence Studies (JDS) beberapa pengamat mempertanyakan kebijakan tersebut, diantaranya yaitu:

  1. Ketua Harian Persatuan Industri Pertahanan Swasta Nasional (Pinhantanas) Mayor Jenderal TNI (Purn) Jan Pieter Ate mengkritik langkah Kemenhan yang berencana membeli alutsista bekas. Menurut dia, jika kebijakan alutsista bekas lebih diprioritaskan, maka pertahanan Indonesia semakin tertinggal. Ate menyoroti, pembelian Eurofighter Typhoon yang diproduksi belasan tahun lalu. Fakta terbaru di Austria adalah jet tempur itu sudah tidak dipakai. Apabila dibeli untuk memperkuat TNI, maka kekuatan TNI bisa dipertanyakan.
  2. Sementara itu, Pengamat Militer & Pertahanan Connie Rahakundini Bakrie juga buka suara mengenai rencana tersebut. Dia menjelaskan selama ini fungsi pengoperasian yang setara dengan spesifikasi Eurofighter Typhoon sudah dipenuhi Sukhoi 27/30. Dikatakan, Indonesia sudah punya pesawat jenis Sukhoi 27/30. Karenanya, dia mempertanyakan langkah pemerintah mengincar ‘barang bekas’ dari Austria tersebut. Belum lagi, ada beban biaya operasional tambahan yang harus ditanggung.
Kunjungi Juga:  Pesawat Tempur Dassault Rafale F-3R Mencapai Kemampuan Operasional Penuh (FOC)

Well, apapun keputusan Indonesia apakah akan kembali membeli alutsista bekas atau hanya membeli alutsista baru, faktanya saat ini kita masih berusaha mengejar target MEF serta berusaha memodernisasi alutsista yang sudah menua sambil memperhatikan isi kantong anggaran kita yang kecil. Menurut penulis, akan lebih bijak untuk tetap membeli alutsista bekas namun berkualitas (kuantitas) sambil melengkapi atau membeli alutsista baru yang modern (kualitas).

Sumber Referensi:

  1. https://www.thejakartapost.com/news/2020/10/13/prabowo-to-visit-austria-to-talk-about-possible-typhoon-jet-fighter-deal-leaked-document.html
  2. https://www.cnbcindonesia.com/news/20201013234010-4-194138/sowan-menhan-austria-prabowo-jadi-beli-eurofighter-typhoon
  3. https://www.pinterest.at/pin/524950900321530865/
  4. https://www.pinterest.at/pin/448460075399165567/
Share this article
Seorang militer enthusiast dan silent reader dibeberapa forum serta website militer baik dalam maupun luar negeri yang akhirnya memutuskan untuk mulai menulis diblog ini. Hobby mengoleksi artikel, literatur, buku serta apapun yang berhubungan dengan militer.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *