Pesawat Tempur Sukhoi-57 Serial Pertama Dikirim ke Kementerian Pertahanan Rusia

Pesawat Tempur Sukhoi-57 Serial Pertama Dikirim ke Kementerian Pertahanan Rusia

Serial produksi pertama dari pesawat tempur Sukhoi-57 (Kode NATO: Felon) telah diluncurkan dari hanggar pusat pengujian di Pangkalan Udara Akhtubinsk Rusia. Pesawat tempur generasi kelima tersebut akan segera diserahkan ke Kementerian Pertahanan Rusia, dilansir dari akun twitter United Aircraft Corporation (UAC). Pesawat dengan nomor seri 01 itu meluncur keluar dari test center untuk kemudian diserahkan ke Kementerian Pertahanan Rusia untuk di evaluasi.

Pesawat serial produksi pertama tersebut masih menggunakan mesin tahap pertama  Saturn AL-41FP (mesin yang juga digunakan oleh Sukhoi-35) sementara mesin tahap kedua yang disebut izdeliye (produk) 30 diperkirakan siap pada tahun 2022. Secara keseluruhan Kementerian Pertahanan Rusia telah memesan 76 unit pesawat tempur Sukhoi-57 pada tahun 2019, dengan estimasi pengiriman selesai pada tahun 2028.

Untuk saat ini, kapasitas produksi dari pabrik KnAAPO atau Komsomolsk-on-Amur Aircraft Production Association (salah satu anak perusahaan Sukhoi yang bertanggung jawab untuk merakit prototipe dari Sukhoi-57) adalah 4 unit pesawat pertahun dengan seiringnya waktu kecepatan produksi akan ditingkatkan menjadi 15 unit pesawat per tahun sehingga target pada tahun 2028 dapat tercapai.

Sebelumnya, pesawat tempur Sukhoi-57 yang diproduksi secara serial pertama telah jatuh pada bulan Desember tahun lalu yang menyebabkan kemunduran besar pada upaya Rusia untuk memproduksi pesawat tempur siluman untuk Angkatan Udara Rusia. Akibat dari jatuhnya pesawat tersebut seluruh tes penerbangan yang telah direncakan terpaksa harus ditangguhkan selama lebih dari sepuluh bulan.

Pesawat Tempur Sukhoi 57
Pesawat tempur Sukhoi-57 Take Off.
Kredit: twitter/@UAC_Rusia

Kecelakaan tersebut menandai kerugian total pertama dari sebuah pesawat tempur Sukhoi-57, meskipun sebelumnya salah satu dari prototipe T-50 diduga juga rusak parah akibat kebakaran mesin pada tahun 2014. Secara keseluruhan sepuluh prototipe T-50 (Sukhoi-57) telah dibangun di KnAAZ untuk uji pra produksi dan evaluasi pertempuran. Beberapa dari mereka telah diterbangkan dalam pertempuran selama kampanye militer Rusia di Suriah.

Kunjungi Juga:  Deal! Yunani Resmi Membeli Pesawat Tempur Dassault Rafale

Prototipe Sukhoi-57 mengudara untuk pertama kalinya padatanggal 29 Januari 2010. Dibandingkan dengan pendahulunya, Sukhoi-57 dirancang sebagai pesawat tempur multirole dengan teknologi inovasi terbaik yang dapat dihasilkan oleh industri dirgantara Rusia. Konfigurasi aerodinamis memastikan pesawat tempur ini memiliki radar signature yang rendah. Persenjataan pesawat akan mencakup, khususnya, rudal hipersonik. Pesawat tempur generasi kelima ini telah berhasil diuji coba dalam kondisi pertempuran nyata di Suriah.

Pespur Sukhoi 57
Pesawat tempur Sukhoi-57 dalam vertikal manuver.
Kredit: pinterest.com

Sukhoi-57 merupakan pesawat tempur generasi kelima yang dikembangkan oleh Biro desain Sukhoi untuk Angkatan Udara Rusia dan direncanakan untuk menggantikan pesawat tempur Mig-29 Fulcrum dan Sukhoi-27 Flanker Angkatan Udara Rusia. Pesawat tempur Sukhoi-57 memiliki fitur teknologi siluman dengan penggunaan material komposit yang luas, mampu mencapai kecepatan jelajah supersonik tanpa menggunakan afterburner dan dilengkapi dengan peralatan radio elektronik paling canggih, termasuk komputer onboard yang kuat (yang disebut electronic second pilot). Sistem radar tersebar di seluruh tubuhnya dan beberapa inovasi lain, khususnya, persenjataan yang ditempatkan di dalam badan pesawat.

Share this article
Seorang militer enthusiast dan silent reader dibeberapa forum serta website militer baik dalam maupun luar negeri yang akhirnya memutuskan untuk mulai menulis diblog ini. Hobby mengoleksi artikel, literatur, buku serta apapun yang berhubungan dengan militer.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *