Pesawat CN235-220 MPA Pesanan Senegal Tiba di Dakar

Pesawat CN-235 MPA Pesanan Senegal Tiba di Dakar

Setelah sebelumnya bulan lalu, penulis menginformasikan bahwa Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia Prabowo Subianto telah secara resmi menyerahkan pesawat karya anak bangsa CN235-220 MPA ke Senegalese Air Force (Angkatan Udara Republik Senegal) yang bertempat di Hanggar Fixed Wing PT Dirgantara Indonesia (PTDI) di Bandung. Maka diawal bulan April ini, pesawat CN235-220 MPA tersebut dikabarkan telah tiba di Senegal. Mengutip dari laman resmi setkab.go.id, Rabu (31/03/2021), menginformasikan bahwa Pesawat CN235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA) produksi PT Dirgantara Indonesia (PT DI) telah tiba dengan selamat di Dakar, Senegal. Kedatangan pesawat tersebut disambut oleh Kepala Staf Angkatan Udara Senegal BG Papa Souleymane SARR dan Duta Besar (Dubes) RI untuk Senegal Dindin Wahyudin.

Dalam kesempatan tersebut Dubes RI untuk Senegal menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan Angkatan Udara negara tersebut untuk menggunakan pesawat produksi Indonesia. Hal ini merupakan simbol bagi peningkatan kerja sama di antara kedua negara, khususnya di sektor industri strategis dan militer.

“Kerja sama ini merupakan bukti penting dari hubungan Indonesia dan Senegal yang kuat, seperti yang telah dibangun sejak Konferensi Asia-Afrika pada 65 tahun yang lalu.”

Dubes RI untuk Senegal Dindin Wahyudin

Sebelum tiba di Dakar, pesawat CN235-220 MPA yang berangkat dari Bandung, Jawa Barat tersebut melalui rute yang melintasi 12 negara dan singgah di India, Qatar, Sudan, Chad, dan Niger. Secara keseluruhan waktu yang ditempuh mencapai 12 hari dan mengangkut 10 orang kru pesawat. Pesawat produksi PT DI ini memiliki beberapa keunggulan, antara lain dapat lepas landas dengan jarak yang pendek dengan kondisi landasan yang belum beraspal dan berumput, mampu terbang selama delapan jam dengan sistem avionik glass cockpitautopilot, dan adanya winglet di ujung sayap agar lebih stabil dan irit bahan bakar.

Penyerahan Pesawat CN 235 MPA Senegal
Upacara penyerahan pesawat CN235-220 MPA AU Senegal.
Kredit: twitter/@officialptdi

Pesawat ini juga dilengkapi dengan Tactical Console (TACCO), 360-degree Search Radar yang dapat mendeteksi target kecil sampai 200 NM (Nautical Mile) dan Automatic Identification System (AIS), sistem pelacakan otomatis untuk mengidentifikasi kapal sehingga dapat diperoleh posisi objek yang mencurigakan. Kemudian terdapat juga Forward Looking Infra Red (FLIR) untuk mendeteksi dan mengklasifikasikan target, serta mampu merekam situasi di sekitar wilayah terbang untuk evaluasi misi, baik dalam kondisi siang maupun malam hari.

Kunjungi Juga:  Boeing Memulai Produksi Pesawat Latih Jet T-7A Red Hawk

Pesawat CN235-220 MPA ini rencananya akan digunakan dalam patroli AU Senegal. Sebelumnya, Senegal telah membeli pesawat serupa pada tahun 2011 dan 2014. Untuk pembelian ketiga ini, kontrak telah dilaksanakan pada tahun 2017 dan pada awalnya direncanakan untuk diserahkan pada bulan September tahun lalu. Namun, pengiriman pesawat ditunda hingga bulan Maret tahun ini akibat pandemi COVID-19.

Kerjasama Senegal dan Indonesia khususnya di bidang pertahanan selama ini telah terjalin sangat baik karena terdapat kesamaan kultur antara kedua negara. Senegal terus berupaya mencari peluang terbaik untuk bertukar pengalaman dan kerjasama ke depannya dengan Indonesia.

Share this article
Seorang militer enthusiast dan silent reader dibeberapa forum serta website militer baik dalam maupun luar negeri yang akhirnya memutuskan untuk mulai menulis diblog ini. Hobby mengoleksi artikel, literatur, buku serta apapun yang berhubungan dengan militer.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *