MBDA Menerima Pesanan Pertama Untuk Sistem Pertahanan Udara Albatros NG

MBDA Menerima Pesanan Pertama Untuk Sistem Pertahanan Udara Albatros NG

Setelah sebelumnya pada gelaran pameran pertahanan IDEX dan NAVDEX 2021, perusahaan rudal eropa MBDA System berhasil mengamankan pembeli pertama untuk sistem pertahanan udara VL MICA NG, nampaknya keberhasilan tersebut berlanjut. Mengutip dari siaran pers resmi newsroom.mbda-system.com, Selasa (03/03/2021) mengumumkan bahwa perusahaan tersebut telah mendapatkan kontrak pertama untuk sistem pertahanan udara Albatros NG yang baru. Sayangnya dalam laporan tersebut tidak dicantumkan identitas dari pelanggan pertama atau detail terkait nilai kontrak tersebut. Laporan tersebut hanya menginformasikan bahwa sistem pertahanan udara tersebut akan beroperasi pada tahun 2024.

Albatros NG merupakan sistem Naval Based Air Defense/sistem pertahanan udara berbasis angkatan laut (NBAD) generasi baru. Sistem ini didasarkan pada platform CAMM-ER, yang merupakan varian jarak jauh dari keluarga Common Anti-air Modular Missile (CAMM). Nama “Albatros NG” sendiri bisa dikatakan meneruskan warisan penamaan dari sistem Albatros yang telah beroperasi di Angkatan Laut Italia dan beberapa pelanggan ekspor lainnya.

Sistem pertahanan udara Albatros NG menyediakan kemampuan pertahanan udara untuk berbagai platform mulai dari kapal patroli, korvet, fregat hingga destroyer. MBDA menambahkan bahwa sistem tersebut menawarkan lapisan pelengkap untuk kapal yang lebih besar seperti fregat dan destroyer yang telah dilengkapi dengan sistem pertahanan udara jarak jauh. Sistem ini dapat dengan mudah diintegrasikan tanpa perubahan signifikan dalam desain kapal, dikarenakan sistem Command & Control (C2)-nya dirancang untuk memungkinkan integrasi yang fleksibel dengan Combat Management Systems/Sistem Manajemen Tempur (CMS) angkatan laut yang baru atau yang sudah ada.

Kunjungi Juga:  Breaking News! Tim Dassault Aviation Berkunjung ke Kemhan

Rudal CAMM-ER merupakan rudal antipesawat dengan jarak tempuh lebih dari 40 km. Rudal tersebut dikembangkan sebagai pengembangan dari rudal CAMM, yang seperti kita ketahui bersama telah digunakan oleh angkatan bersenjata Inggris baik di kapal maupun di darat. Rudal tersebut diluncurkan dari peluncur vertikal dengan metode yang disebut “Soft launch” serta memiliki pemandu radar radar aktif. Rudal ini dirancang untuk mengeliminasi ancaman yang ditimbulkan oleh pesawat, helikopter, rudal jelajah, UAV dan target low RCS.

CAMM ER MBDA
Rudal CAMM-ER MBDA System.
Kredit: twitter/@byMBDA

Sebagai tambahan rudal CAMM-ER akan diintegrasikan dalam sistem pertahanan udara berbasis darat baru untuk Angkatan Darat Italia dan Angkatan Udara Italia, yang berarti masing-masing akan menggantikan sistem ASPIDE dan SPADA. Rudal ini akan diintegrasikan dengan sistem Command & Control (C2) menggunakan dua radar yang berbeda, dimana radar Kronos 3D yang lebih berat di gunakan oleh Angkatan Udara Italia dan radar Rheinmetall X-TAR yang lebih ringan dan lebih mobile di gunakan oleh Angkatan Darat Italia. 

Share this article
Seorang militer enthusiast dan silent reader dibeberapa forum serta website militer baik dalam maupun luar negeri yang akhirnya memutuskan untuk mulai menulis diblog ini. Hobby mengoleksi artikel, literatur, buku serta apapun yang berhubungan dengan militer.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *