Parlemen Jerman Menyetujui Anggaran € 5,4 Miliar Untuk Pengadaan Eurofighter Typhoon

Quadriga Eurofighter

Parlemen Jerman menyetujui anggaran € 5,4 Miliar untuk pengadaan Eurofighter Typhoon baru yang akan menggantikan armada pesawat Eurofighter Typhoon Tranche 1 Angkatan Udara Jerman sebagai bagian dari proyek Quadriga negara tersebut, dilansir dari defbrief.com, Kamis (05/11/2020). Selain pembelian pesawat tempur Eurofighter Typhoon, direncanakan juga untuk pembelian suku cadang serta alat uji servis darat dan alat khusus. Pembelian tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan ketersediaan suku cadang dan meningkatkan kesiapan operasional pesawat. 

Proyek pengadaan Tahap keempat, juga dikenal dengan nama Proyek Quadriga, secara bertahap akan menggantikan Eurofighter dari lot produksi pertama (Tranche 1), yang diproduksi antara tahun 2003 dan 2008, dikutip dari airrecognition.com, Jumat (06/11/2020). Seperti kita ketahui bersama pesawat tempur Eurofighter Typhoon Tranche 1 memiliki kemampuan tempur terbatas (hanya kemampuan superioritas udara atau air-to-air) dan suku cadang (sebagian sudah tidak lagi diproduksi) serta teknologi yang sudah ketinggalan zaman sehingga memodernisasi pesawat tempur tersebut sangat mahal (hampir setara dengan membeli pesawat tempur baru) sehingga akan lebih ekonomis untuk langsung menggantikannya dengan pesawat tempur versi terbaru (Tranche 3). Diharapkan dimasa depan dengan akuisisi pesawat tempur Eurofighter Typhoon yang baru dapat mempermudah perawatan dan memiliki kemampuan yang seragam.

Parlemen Jerman Menyetujui Anggaran E 54 Miliar Untuk Pengadaan Eurofighter Typhoon
Pesawat Tempur Eurofighter Typhoon Angkatan Udara Jerman. Kredit: pinterest.com

Mengenai proyek Quadriga meliputi pengadaan pesawat tempur Eurofighter Typhoon baru sebanyak 38 unit yang mencangkup 31 unit pesawat kursi tunggal dan 7 unit pesawat kursi ganda yang keseluruhan biayanya diperkirakan mencapai  $ 6,35 miliar merujuk berita dari militaryleak.com, Sabtu (07/11/2020). Angkatan Udara (Luftwaffe) diproyeksikan menerima pesawat tempur Eurofighter Typhoon baru pada tahun 2025 dan berakhir pada tahun 2030. Ini adalah langkah yang menentukan untuk memenuhi kewajiban Jerman kepada NATO.

Kami sangat senang parlemen Jerman telah mengumumkan komitmennya terhadap program penggantian pesawat tempur Eurofighter Typhoon Tranche 1 Angkatan Udara Jerman. Mengamankan Quadriga adalah berita bagus untuk seluruh perusahaan Eurofighter. Kami berharap dapat menandatangani kontrak dengan pelanggan kami dalam waktu dekat.

Herman Claesen CEO Eurofighter GmbH
Pesawat Tempur EF Typhoon
Pesawat Tempur Eurofighter Typhoon Tranche 3. Kredit: pinterest.com

Pesawat tempur Eurofighter Typhoon yang baru akan dilengkapi dengan radar AESA E-scan modern. Radar ini akan memungkinkan pilot untuk menemukan dan melacak target air-to-air dan air-to-ground dengan lebih baik serta juga memungkinkan untuk mengunci beberapa target secara bersamaan, dan secara independen satu sama lain. Selain itu, radar ini memiliki kekebalan yang lebih tinggi terhadap tindakan balasan dan gangguan elektronik dari pesawat tempur musuh. Pesawat tempur Eurofighter Typhoon adalah andalan skuadron pesawat tempur Jerman. Melalui pengadaan ini dapat mewakili kemampuan penting Bundeswehr untuk mengamankan wilayah udara Jerman dan untuk melawan musuh di darat dan udara. Sistem persenjataan modern ini cocok untuk digunakan dalam pertahanan udara maupun untuk serangan udara.

Kunjungi Juga:  Yunani Mengkonfirmasi Pembelian Pesawat Tempur Dassault Rafale

Sumber Referensi:

  1. https://defbrief.com/2020/11/05/germany-confirms-purchase-of-38-quadriga-eurofighters/
  2. https://militaryleak.com/2020/11/07/german-parliament-approves-e5-4-billion-budget-for-38-tranche-4-eurofighters/
  3. https://www.airrecognition.com/index.php/news/defense-aviation-news/2020/november/6663-germany-approves-the-purchase-of-new-fighter-jets-eurofighter-and-f-18s.html
Share this article
Seorang militer enthusiast dan silent reader dibeberapa forum serta website militer baik dalam maupun luar negeri yang akhirnya memutuskan untuk mulai menulis diblog ini. Hobby mengoleksi artikel, literatur, buku serta apapun yang berhubungan dengan militer.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *