Akhirnya! Sistem Pertahanan Udara NASAMS 2 Tiba Ditanah Air

Sistem Pertahanan Udara NASAMS 2 Tiba Ditanah Air

Akhirnya setelah menunggu cukup lama sistem pertahanan udara Norwegian Advanced Surface to Air Missile System 2 (NASAMS 2) yang dipesan dari perusahaan pertahanan Norwegia, Kongsberg Group tiba ditanah air, melansir laporan dari asiapacificdefensejournal.com, Senin (16/11/2020). Hal ini terlihat dari foto-foto yang beredar secara terbatas di kalangan para militer enthusiast di negeri ini. Namun, sayangnnya tidak ada rilis resmi dari pihak Kementerian Pertahanan maupun TNI terkait berita tersebut.

Mengutip informasi yang rilis oleh militaryleak.com, Selasa (17/11/2020), menginformasikan bahwa sistem pertahanan udara NASAMS 2 sedang dipersiapkan dan dipersenjai untuk mempertahankan fasilitas pemerintah yang bernilai tinggi, termasuk Istana Negara, dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Pengadaan sistem pertahanan udara jarak menengah NASAMS di Indonesia direncanakan akan dilakukan secara bertahap, dengan lebih banyak alutsista NASAMS yang akan dipesan di masa mendatang untuk melindungi ibu kota Jakarta serta kota dan lokasi strategis lainnya.

Sistem Pertahanan Udara NASAMS 2 Tiba Ditanah Air
Sistem pertahanan udara NASAMS 2. Kredit: pinterest.com

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Indonesia telah menganugerahi kontrak kepada perusahaan pertahanan Norwegia, Kongsberg untuk menyediakan sistem pertahanan udara jarak menengan NASAMS 2, dikutip dari berita resmi yang dirilis oleh kongsberg.com, (31/10/2027). Kontrak yang bernilai $ 77 juta mencakup pengiriman sistem pertahanan udara NASAMS lengkap dengan pos komando, radar, peluncur, radio dan integrasi serta dukungan pelatihan dan logistik. Selain Indonesia, sistem pertahanan udara NASAMS telah dipilih oleh beberapa negara lain, antara lain Norwegia, Finlandia, Belanda, Amerika Serikat, Spanyol, dan Oman. 

Angkatan bersenjata Indonesia (TNI) saat ini mengoperasikan berbagai sistem pertahanan udara jarak pendek dan sistem pertahanan udara berbasis meriam yang sebagian sudah ketinggalan jaman. Oleh karena itu, Indonesia mencanangkan program modernisasi alutsista untuk TNI melalui program MEF (Minimum Essential Force) dan modernisasi sistem pertahanan udara adalah salah satu fokus yang sedang direalisasikan. 

Kunjungi Juga:  Satuan Kapal Ranjau Malaksanakan Manuver Lapangan Dalam Latihan Glagaspur TK III / L-3
Sistem Pertahanan Udara NASAMS 2. Kredit: youtube/world military in action

Terkait dengan NASAMS 2, sistem pertahanan udara ini menggunakan rudal air to air AIM-120 AMRAAM sebagai basis amunisinya. Kabar baiknya, Departemen Luar Negeri AS telah membuat keputusan yang menyetujui Penjualan Militer Asing ke Indonesia untuk AIM-120C-7 Advanced Medium-Range Air-to-Air Missiles (AMRAAMs), peralatan, pelatihan, dan dukungan logistik dengan estimasi kontrak senilai $ 95 juta, disadur dari pengumuman resmi yang dirilis oleh dsca.mil, (10/03/2020).

Pemerintah Indonesia telah meminta kemungkinan penjualan tiga puluh enam (36) AIM-120C-7 AMRAAM dan satu Seksi Guidance Rudal. Juga termasuk dalam kemungkinan penjualan ini adalah peralatan pendukung bagian kontrol, suku cadang, layanan, logistik, teknik kontraktor teknis dan dukungan teknis, adaptor pemuatan, publikasi teknis, pelatihan pengenalan, peralatan uji, dan elemen terkait lainnya. Dengan kedatangan sistem pertahanan udara NASAMS 2 ke tanah air diharapkan mampu meningkatkan kemampuan pertahanan TNI (khususnya TNI AU) untuk menjaga kedaulatan ibu pertiwi.

Sumber Referensi:

  1. https://www.asiapacificdefensejournal.com/2020/11/indonesia-receives-deploys-first-nasams_16.html
  2. https://militaryleak.com/2020/11/17/indonesian-air-force-deploys-first-nasams-2-air-defense-system/
  3. https://www.kongsberg.com/newsandmedia/news-archive/2017/indonesia-selects-nasams-air-defence-system/
  4. https://www.dsca.mil/press-media/major-arms-sales/indonesia-aim-120c-7-advanced-medium-range-air-air-missiles-amraams
  5. https://www.youtube.com/watch?v=i98yL6oRkRE
  6. https://www.pinterest.at/pin/598626975464493581/

pinit fg en rect red 28

Share this article
Seorang militer enthusiast dan silent reader dibeberapa forum serta website militer baik dalam maupun luar negeri yang akhirnya memutuskan untuk mulai menulis diblog ini. Hobby mengoleksi artikel, literatur, buku serta apapun yang berhubungan dengan militer.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *