Jepang Berencana Untuk Mengekspor Kapal Destroyer ke Indonesia

MSDF Samidare

Jepang berencana untuk mengekspor kapal Destroyer MSDF (Maritime Self Defense Force atau Pasukan Bela Diri Maritim) ke Indonesia, dilansir dari media Jepang the-japan-news.com, Rabu (04/11/2020). Jika kesepakatan untuk mengekspor kapal Destroyer tercapai maka akan memberikan momentum bagi ekspor alutsista Jepang dan membantu mewujudkan visi dan inisiatif Jepang untuk membuat kawasan Indo-Pasifik bebas dan terbuka.

Pemerintah Indonesia telah menginformasikan kepada Pemerintah Jepang bahwa mereka ingin mengimpor empat kapal dan membangun empat kapal lagi di Indonesia melalui transfer teknologi. Proyek ini diharapkan bernilai sekitar ¥ 300 miliar, merujuk dari media berita Jepang nippon.com, Rabu (04/11/2020). Kapal Destroyer yang mungkin akan diekspor ke Indonesia termasuk 30FFM, yang direncanakan Jepang akan mulai beroperasi pada 2022. Kapal Destroyer tersebut dapat melakukan berbagai fungsi seperti misi anti ranjau dan menggunakan pesawat tak berawak.

Jepang Berencana Untuk Mengekspor Kapal Destroyer ke Indonesia
Frigate Masa Depan MSDF. Kredit: MHI

Bagi Indonesia, yang semakin waspada terhadap ekspansi China ke Laut China Selatan, meningkatkan kerja sama keamanan dengan Jepang melalui kesepakatan ini dipercaya akan memiliki beberapa efek jera terhadap Beijing, dikutip dari laman japantimes.co.jp, Kamis (05/11/2020). Sebelumnya, pada bulan September pejabat senior MSDF telah mengunjungi Indonesia bersama dengan pejabat dari MHI (Mitsubishi Heavy Industries Ltd.), yang kemudian ditindak lanjuti dengan kunjungan Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga ke Indonesia pada akhir Oktober. Yang dimana beliau setuju dengan Presiden Indonesia Joko Widodo untuk melanjutkan pembicaraan tentang perjanjian bilateral tentang alutsista dan transfer teknologi untuk memungkinkan Jepang mengekspor alutsista.

Jepang memiliki “tiga prinsip transfer alutsista dan teknologi” yang diadopsi oleh kabinet pada tahun 2014, dimana memungkinkan ekspor alutsista yang akan digunakan untuk penyelamatan jiwa, transportasi, kewaspadaan dan kegiatan pengawasan, misi anti ranjau. Atas dasar itu, Pemerintah Jepang akan melakukan pembicaraan dengan Pemerintah Indonesia terkait ekspor kapal Destroyer. Mengekspor kapal Destroyer tidak akan mudah (mengingat prinsip-prinsipnya) karena kapal tersebut tidak hanya memiliki fungsi peringatan dan pengawasan tetapi juga kemampuan menyerang, akan tetapi ekspor dapat dimungkinkan jika dibuat untuk tujuan pengembangan kapal bersama dengan negara asing.

Frigate Masa Depan MSDF
Fregate masa depan MSDF. Kredit: MHI

Pada bulan Agustus pemerintah Jepang mengizinkan ekspor radar pertahanan udaranya ke Filipina yang dimana merupakan ekspor pertama alutsista setelah diberlakukannya kebijakan untuk “pelonggaran” ekspor alutsista ke luar negeri. Pemerintah Jepang juga mengusulkan ekspor ke Vietnam, Malaysia dan India yang percaya eksport alutsista penting untuk menjaga keberlangsungan hidup industri pertahanan dalam negeri.

Kunjungi Juga:  Jepang Meluncurkan Kapal Selam Taigei Class Yang Menggunakan Baterai Lithium-Ion

Sumber Referensi:

  1. https://the-japan-news.com/news/article/0006905425
  2. https://www.japantimes.co.jp/news/2020/11/05/national/msdf-destroyer-indonesia/
  3. https://www.nippon.com/en/news/yjj2020110401186/
Share this article
Seorang militer enthusiast dan silent reader dibeberapa forum serta website militer baik dalam maupun luar negeri yang akhirnya memutuskan untuk mulai menulis diblog ini. Hobby mengoleksi artikel, literatur, buku serta apapun yang berhubungan dengan militer.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *