Jepang Akan Mengakuisisi Rudal ASM-3A

Jepang Akan Mengakuisisi Rudal ASM-3A

Baru-baru ini Kementerian Pertahanan Jepang mengumumkan rencananya untuk mengakuisisi rudal ASM-3A (Anti Ship Missile) yang baru sebagai tanggapan atas agresifitas China di Laut China Selatan, dikutip dari navalnews.com, Rabu (30/12/2020). Pengadaan tersebut akan menggunakan anggaran tahun fiskal 2021.

Sebagai catatan, Jepang memulai pengembangan skala penuh rudal yang disebut XASM-3 pada tahun 2010 yang dapat dioperasikan oleh pesawat tempur F-2 JASDF (Japan Air Self-Defense Force). Rudal XASM-3 merupakan rudal anti kapal yang diluncurkan dari udara (Anti Ship Missile) yang mampu melaju dengan kecepatan supersonik (di atas Mach 3) berkat kombinasi solid rocket booster dan mesin ramjet. Rudal tersebut memiliki jangkauan sekitar 200 km (108 mil laut). Pada tahun 2017, uji tembak langsung dilakukan menggunakan kapal JMSDF (Japan Maritime Self Defense Force) yang telah dinonaktifkan. Pengembangan selesai pada tahun 2018 dan pengadaan akan dimulai pada tahun fiskal 2019 dengan nama ASM-3A.

Rudal ASM 3A
Rudal ASM-3A yang dikembangkan untuk JASDF.
Kredit: twitter

Namun, untuk menanggapi tantangan dari sistem pertahanan udara yang dipasang di atas kapal permukaan PLA Navy (Angkatan Laut China), pengadaan rudal ASM-3A tersebut sempat tertunda. Setelah mengkaji lebih jauh akhirnya diputuskan untuk mengembangkan rudal ASM-3 (改). 改 singkatan dari dimodifikasi. Versi ini didasarkan pada ASM-3A dan memiliki jangkauan yang lebih jauh.

Kementerian Pertahanan Jepang memberikan kontrak 8,9 miliar yen ($ 85 juta) pada tahun 2020 kepada perusahaan pertahanan lokal MHI (Mitsubishi Heavy Industries) untuk mengembangkan varian dari rudal ASM-3A. Pengembangan rudal ASM-3 改 (dimodifikasi) akan dimulai dari tahun 2020 hingga tahun 2025. Untuk mengurangi biaya dan mempersingkat periode pengembangan, ukuran bodi utama tidak akan berubah dari rudal ASM-3A, dan jangkauan akan diperpanjang dengan mengurangi bobot keseluruhan rudal.

Rudal ASM 3A Infografis
Infografis dari rudal ASM-3A JASDF.
Kredit: twitter

Rudal ASM-3A yang akan diakuisisi sesuai dengan rencana dari Kementerian Pertahanan Jepang, dikatakan sebagai rudal yang mencerminkan hasil dari proses pengembangan rudal ASM-3 (改), tetapi detailnya tidak diketahui. Namun, pengembangan rudal ASM-3 改 (dimodifikasi) baru saja dimulai tahun ini, dan oleh karena itu diperkirakan rudal ini sebenarnya memiliki jangkauan yang sedikit lebih jauh dibandingkan dengan rudal ASM-3A.

Kunjungi Juga:  Breaking News! Tim Dassault Aviation Berkunjung ke Kemhan

Penting untuk dicatat bahwa pengembangan rudal ASM-3 改 (dimodifikasi) akan terus berlanjut bahkan setelah rudal ASM-3A diproduksi secara massal, sehingga rudal ASM-3A dianggap sebagai solusi stop-gap untuk melawan ancaman angkatan laut China.

Video tes peluncuran rudal ASM-3A oleh JASDF.
Kredit: youtube/navyrecognition

Berdasarkan rencana saat ini, JASDF (Japan Air Selft Defense Force) akan mengakuisisi tiga jenis rudal anti-kapal modern. Adapun ke tiga rudal tersebut yaitu sebagai berikut:

  • Rudal Joint Strike Missile (JSM) untuk F-35
  • Rudal Long Range Anti-Kapal Rudal (LRASM) untuk armada F-15J / DJ yang dimodernisasi
  • Rudal ASM-3A jarak jauh untuk F-2.

Sumber Referensi:

  1. https://www.navalnews.com/naval-news/2020/12/japan-to-field-new-asm-3a-long-range-supersonic-anti-ship-missile/
  2. https://twitter.com/search?q=%23XASM-3%20Missile&src=typed_query
  3. https://www.youtube.com/watch?v=vsdgfD5ZtzY
Share this article
Seorang militer enthusiast dan silent reader dibeberapa forum serta website militer baik dalam maupun luar negeri yang akhirnya memutuskan untuk mulai menulis diblog ini. Hobby mengoleksi artikel, literatur, buku serta apapun yang berhubungan dengan militer.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *