Hongaria menandatangani Kontrak untuk Mengakuisisi Dua Pesawat Embraer KC-390

Hongaria menandatangani kontrak untuk mengakuisisi dua pesawat Embraer KC-390

Perusahaan dirgantara Brasil, Embraer telah mendapatkan pelanggan kedua setelah sebelumnya Portugal memutuskan untuk membeli 5 unit pesawat angkut Embraer KC-390. Pemerintah Hongaria menandatangani kontrak untuk mengakuisisi dua pesawat Embraer KC-390, dilansir dari laman defenseworld.net, Selasa (17/11/2020). Selain itu, pelatihan pilot dan teknisi serta layanan dan dukungan lainnya termasuk dalam kontrak sebagai bagian dari proses untuk memperkuat kemampuan Pasukan Pertahanan Hongaria khususnya dalam peran pengangkutan udara taktis, AAR (air to air refueling) dan evakuasi medis serta dalam misi kepentingan publik lainnya. Pengiriman pesawat tersebut dijadwalkan akan dimulai pada 2023.

“Menyusul pengadaan kapabilitas transportasi udara personel pada 2018, kita akan melihat kedatangan pesawat KC-390 ke Hongaria pada tahun 2023-2024, yang mampu mengirimkan muatan militer yang besar dalam lingkungan operasional, serta menyediakan pengisian bahan bakar AAR dan evakuasi medis. Kami memperoleh armada transportasi multi-peran untuk Pasukan Pertahanan Hongaria untuk memenuhi jangkauan tugas seluas mungkin dalam kerangka nasional, dengan cara yang berdaulat”.

Komisaris pemerintah yang bertanggung jawab untuk pengembangan pertahanan Hongaria, Gáspár Maróth.
Hongaria menandatangani Kontrak untuk Mengakuisisi Dua Pesawat Embraer KC 390 2
Pesawat Embraer KC-390 Hungaria. Kredit: embraer.com

Sementara itu, rekannya sekaligus perwakilan dari Embraer dalam pidatonya menyatakan:

“Kami merasa terhormat telah dipilih oleh Pemerintah Hongaria dan Pasukan Pertahanan Hongaria untuk menyediakan pesawat angkut multi-misi tercanggih yang tersedia di pasar. “Hongaria adalah negara Eropa kedua dan operator NATO yang memilih KC-390 Millennium, pesawat berkemampuan tinggi yang menawarkan produktivitas luar biasa melalui kombinasi kecepatan, muatan, dan kemampuan konfigurasi ulang yang cepat untuk operasi multi-misi yang tak tertandingi.”

Presiden dan CEO Embraer Defense & Security, Jackson Schneider.

Pesawat KC-390 untuk Angkatan Pertahanan Hongaria akan menjadi yang pertama di dunia dengan Unit Perawatan Intensif dalam konfigurasinya, sebuah fitur penting untuk melakukan misi kemanusiaan, dikutip dari airrecognition.com, Selasa (17/11/2020). Pesawat ini sepenuhnya memenuhi persyaratan Pasukan Pertahanan Hongaria, mampu melakukan berbagai jenis misi militer dan sipil termasuk dukungan kemanusiaan, evakuasi medis, pencarian dan penyelamatan, transportasi kargo dan pasukan, mendrop kargo secara presisi, operasi pasukan terjun payung, dan AAR. Pesawat KC-390 ini sepenuhnya kompatibel dengan NATO, tidak hanya dalam hal perangkat kerasnya tetapi juga dalam konfigurasi avionik dan komunikasinya. Selain itu, probe KC-390 dan sistem pengisian bahan bakar drogue berarti pesawat dapat mengisi bahan bakar JAS 39 Gripen Hongaria serta pesawat lain yang menggunakan teknologi yang sama.

Hongaria menandatangani Kontrak untuk Mengakuisisi Dua Pesawat Embraer KC 390 3
Pesawat Embraer KC-390. Kredit: pinterest.com

Pesawat Embraer KC-390 merupakan pesawat transportasi militer berukuran sedang, menggunakan konfigurasi dua mesin yang dikembangkan oleh produsen kedirgantaraan Brasil, Embraer untuk memenuhi kebutuhan Angkatan Udara Brasil, disadur dari military.wikia.org, Rabu (18/11/2020). Pesawat ini mampu melakukan pengisian bahan bakar udara, mengangkut kargo dan pasukan, dan menerima bahan bakar dalam penerbangan. Pesawat tersebut juga menjadi pesawat terberat yang pernah dibuat oleh perusahaan, dan akan mampu mengangkut hingga 21 ton (23 ton) kargo, termasuk kendaraan lapis baja beroda.

Kunjungi Juga:  Penerbangan Perdana Gripen E Brasil

Hongaria sebelumnya mencari pesawat angkut untuk menggantikan pesawat An-26 yang “ditarik” dari armadanya tahun ini. Awalnya, Budapest bermaksud untuk mengakuisisi 3 unit pesawat angkut KC-390, namun keterbatasan anggaran akhirnya tidak memungkinkan untuk mengakuisisi sesuai dengan jumlah yang direncanakan hingga akhirnya diputuskan untuk mengakuisisi 2 unit pesawat. Pesawat Embraer KC-390 akan bergabung dengan dua pesawat angkut universal Hongaria lainnya yang juga berfungsi sebagai pesawat VIP yaitu, Airbus A319CJ.

Embraer secara aktif mencari lebih banyak pelanggan export. Diyakini bahwa C-390 Millennium memiliki peluang bagus untuk mendapatkan pesanan dari Argentina (6 unit pesawat), Chili (6 unit pesawat), Kolombia (12 unit pesawat) dan Republik Ceko (2 unit pesawat). Menariknya, perjanjian awal telah ditandatangani dengan semua negara ini, sementara Hongaria hanya mengadakan pembicaraan tentang masalah ini namun “deal” dapat tercapai lebih cepat dibandingkan dengan negara-negara diatas. Swedia juga sedang mempertimbangkan pembelian, yang terkait dengan Brasil dalam hal industri senjata melalui kontrak untuk pesawat tempur Gripen. Well, menurut penulis kesepakan ini walaupun jumahnya tidak signifikan merupakan kesuksesan besar bagi pabrikan Brasil yang sejauh ini telah berhasil memenangkan pesanan di pasar domestik Brasil (untuk 28 pesawat) dan satu pesanan ekspor dari Portugal (untuk 5 pesawat).

Sumber Referensi:

  1. https://www.defenseworld.net/news/28333/Hungary_signs_Contract_to_Acquire_Two_Embraer_KC_390_Airlifters#.X7RnJWj7TIU
  2. https://www.airrecognition.com/index.php/news/defense-aviation-news/2020/november/6687-hungarian-air-force-to-get-two-multirole-embraer-kc-390-millennium-air-tankers.html
  3. https://military.wikia.org/wiki/Embraer_KC-390
  4. https://www.defence24.pl/wegierskie-karkonosze-i-drop-z-brazylii
  5. https://www.youtube.com/watch?v=mK4SbTJj1UM
  6. https://www.pinterest.at/pin/781726447802362113/

pinit fg en rect red 28

Share this article
Seorang militer enthusiast dan silent reader dibeberapa forum serta website militer baik dalam maupun luar negeri yang akhirnya memutuskan untuk mulai menulis diblog ini. Hobby mengoleksi artikel, literatur, buku serta apapun yang berhubungan dengan militer.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *