Elbit System Dari Israel Menawarkan Tank Ringan Sabrah Untuk Filipina

Elbit System Dari Israel Menawarkan Tank Ringan Sabrah Untuk Filipina

Perusahaan dari Israel Elbit Systems telah menawarkan Tank Ringan Sabrah untuk Proyek Akuisisi Tank Ringan Angkatan Darat Filipina, dikutip dari akun facebook maxdefense, Minggu (04/10/2020). Tank Sabrah adalah tank ringan yang menggunakan meriam 105m serta dapat menggunakan platform kendaraan ASCOD 2 (untuk kendaraan roda rantai) dan Pandur II (untuk kendaraan beroda 8×8). Kedua platform kendaraan ini diproduksi oleh  General Dynamics European Land Systems (GDELS).

Solusi Tank Ringan Sabrah dari Elbit System menawarkan daya tembak yang sangat efektif ke Armored Fighting Vehicle (AFV’s). Berdasarkan keberhasilan kendaraan lapis baja dan turret kami yang sepenuhnya terbukti “battle proven” serta digunakan sebagai solusi oleh banyak angkatan bersenjata di seluruh dunia, dikutip dari dokumen yang dipublikasikan oleh elbitsystems.com, Selasa (06/10/2020).  Desain modular memungkinkan penggunaan turret 105mm yang sama untuk platform tracked atau roda 8X8 untuk memberikan daya tembak performa tinggi yang andal ke medan perang.

Tank Sabrah
Tank Ringan Sabrah. Kredit: Elta System

Peralatan standar turret termasuk fire control system, laser range finder, dan satu panoramic sight dengan sensor Elektro-Optik canggih (day, night-vision, dan LRF) untuk kondisi pertempuran siang, malam, dan segala cuaca yang bekerja dengan efektif dan efisien. Panoramic Sight dapat digunakan untuk observasi dan membidik target.

Sistem meriam 105 mm dilengkapi dengan sistem autoloader otomatis dengan 12 peluru dalam kondisi siap tembak. Tank ringan tersebut dapat membawa total 36 amunisi, dengan 24 amunisi disimpan di dalam lambung sasis. Meriam ini dapat menembakkan berbagai amunisi NATO termasuk HEP-T (High-explosive), HESH (High-explosive squash head), APFSDS (Armor-piercing fin-stabilized discarding sabot) serta amunisi canggih, T-MP-HE M110.

Tank Sabrah dan Pandur II
Tank Ringan Sabrah dan Pandur II. Kredit: Elta System

Tank Ringan Sabrah dan Pandur II akan berhadapan dengan kombinasi penawaran dari Korea-Turki yaitu Hanwha Systems-Otokar JV yang membawa kendaraan K21-105 (beroda rantai) dan Otokar Arma 105 (beroda ban 8×8) dan dari Indonesia dengan Pindad Harimau MT. Perlu diketahui bahwa Pindad mengkombinasikan penawaran tank-nya dengan proyek akuisisi pengangkut personil lapis baja beroda angkatan darat Filipina dengan mengajukan kendaraan beroda Anoa 6×6.

Kunjungi Juga:  Tank M-84AS1 Serbia yang Telah Selesai Dimodernisasi Melaksanakan Tes Evaluasi

Ketiga perusahaan tersebut telah memberikan penawaran terbaiknya dan bersiap menunggu keputusan akhir dari proyek akuisisi tank ringan untuk Angkatan Darat Filipina,  yang dimana Filipina mengalokasikan anggaran Multi-Year Contracting Authority (MYCA) senilai Php 1.422 juta atau sekitar USD 29,4 juta. Mari kita nantikan pengumuman pemenang dari terder ini.

Sumber Referensi:

  1. https://web.facebook.com/MaxDefense/posts/1378342455669741?_rdc=1&_rdr
  2. https://elbitsystems.com/pdf/sabrah-light-tank/
  3. http://defense-studies.blogspot.com/2020/10/elbit-systems-tawarkan-tank-sabrah.html
Share this article
Seorang militer enthusiast dan silent reader dibeberapa forum serta website militer baik dalam maupun luar negeri yang akhirnya memutuskan untuk mulai menulis diblog ini. Hobby mengoleksi artikel, literatur, buku serta apapun yang berhubungan dengan militer.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *