Analisis Prototipe Pertama Pesawat Tempur KFX/IFX

Prototipe Pesawat KFX/IFX

Dalam artikel sebelumnya penulis telah menginformasikan bahwa perusahaan kedirgantaraan Korea Selatan baru-baru ini telah merilis video perakitan akhir prototipe pertama dari enam prototipe yang akan dibuat untuk proyek pesawat tempur KFX/IFX. Video yang dirilis dengan durasi sekitar 4 menit tersebut mendokumentasikan penyambungan fuselage (badan pesawat) dengan wing (sayap pesawat) di fasilitas perakitan akhir KAI di Sancheon, Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan. Menarik untuk mencermati kemajuan dari proyek bersama pesawat tempur KFX/IFX tersebut, berikut adalah analisa sederhana penulis dari sudut pandang awam berdasarkan cuplikan video dari prototipe pertama pesawat tempur KFX/IFX.

video proses perakitan akhir prototipe pertama pesawat tempur KFX/IFX.
Kredit : youtube

Dalam video diatas dapat kita cermati bersama bahwa sejauh ini sebagian besar fuselage (badan pesawat) dan wing (sayap) telah diselesaikan serta komponen utama sekarang sedang dalam proses untuk disambungkan bersama di jalur produksi. Terlihat juga sub sistem lainnya seperti radar telah terpasang pada hidung pesawat. Untuk lebih jelasnya, penulis akan mencoba mendeksripsikan melalui gambar yang telah penulis edit sedemikan rupa.

01
Gambar 01. Fuselage pesawat tempur KFX.
Kredit: KAI

Pada gambar diatas fuselage (badan pesawat) tampaknya telah selesai dalam tiga komponen utama yang meliputi, foward fuselage (badan pesawat depan) termasuk kokpit, center fuselage (badan pesawat bagian tengah) dengan sayap integral dan bagian belakang pesawat yang dimana mesin pesawat dan V-tail/ekor kembar-nya nampak belum diintegrasikan.

02 3
Gambar 02. Pesawat Tempur KFX/IFX.
Kredit: KAI

Dalam gambar diatas fuselage (badan pesawat) pesawat tempur KFX/IFX telah selesai disambungkan. Dilihat dari warna komponen yang digunakan pada sebagian besar fuselage (badan pesawat) tampakya sebagian besar strukturnya menggunakan material komposit. Ini akan pararel dengan pendekatan yang diambil dalam desain pesawat tempur generasi baru lainnya, dimana kontruksi komposit canggih dapat membantu mengurangi radar signature (penampang radar) sementara itu juga menyediakan badan pesawat yang ringan dan kuat.

03
Gambar 03. Air Duct pada Fuselage pesawat tempur KFX/IFX.
Kredit: KAI

Melalui gambar diatas kita dapat melihat air duct (saluran udara) dari pesawat tempur KFX/IFX yang identik dengan pesawat Temput F 22 Raptor Amerika Serikat. Desain air duct (saluran udara) jika ditinjau dari gambar diatas tampaknya mengadopsi/berbentuk “S” dengan tujuan untuk menyembunyikan mesin pesawat dari tangkapan gelombang radar dari berbagai arah (blade/kipas dari mesin pesawat jet dapat menghasilkan radar signature yang sangat besar) sehingga dapat meningkatkan aspek stealth (siluman) dari pesawat tempur itu sendiri. Seperti kita ketahui bersama aspek stealth (siluman) adalah faktor krusial dalam design pesawat tempur modern. Beberapa pesawat tempur modern generasi ke lima baik yang telah operasional maupun masih dalam wujud konsep juga mengadopsi pendekatan air duct (saluran udara) berbentuk “S” dalam elemen design mereka seperti :

  • F 22 Raptor Amerika Serikat
  • F 53 Lightning II Amerika Serikat
  • J 20 Mighty Dragon China
  • FC-31 China
  • FCAS Perancis – Jerman
  • TF-X Turki
  • AMCA India
04
Gambar 04. Bagian belakang prototipe pesawat tempur KFX/IFX.
Kredit: KAI

Pada gambar diatas tampak ruang dari dua mesin yang akan memberikan kekuatan pada pesawat tempur KFX/IFX yang nampaknya belum diintegrasikan pada prototipe. Pesawat tempur ini rencananya akan menggunakan mesin GE F414-400 yang memberikan daya dorong 22.000 pon. GE Aviation mengirimkan mesin GE F414-400K pertama untuk proyek KFX/IFX pada bulan Mei 2020. Kedepannya, GE Aviation akan menyediakan 240 mesin produksi GE F414-400K plus suku cadang untuk Korea Selatan. Mesin ini juga digunakan oleh F/A-18E Super Hornet, EA-18 Growler, JAS 39E/F Gripen Swedia dan Tejas Mk2 India.

05
Gambar 05. Bagian bawah Fuselage prototipe pesawat tempur KFX/IFX.
Kredit: KAI
06
Gambar 06. Bagian fuselage pesawat tempur KFX/IFX.
Kredit: KAI

Melalui gambar foto diatas kita dapat mengetahui teluk internal weapon bay dari pesawat tempur KFX/IFX yang dimana pada gambar fuselage terdapat empat cantelan tempat rudal air to air. Dalam batch awal (blok I) pesawat tersebut direncanakan tanpa dilengkapi internal weapon bay melainkan masih konvensional seperti pesawat tempur generasi ke-empat pada umumnya. Namun, sudah disediakan cukup ruang didalam badan pesawat untuk memungkinkan nantinya pada batch berikutnya (Blok II) untuk dilengkapi dengan internal weapon bay tanpa harus mengubah banyak struktur pesawat, ini otomatis akan membuat pesawat tempur KFX/IFX menjadi lebih stealth. Untuk persenjataannya sendiri Korea Selatan telah memberikan kontrak kepada MBDA untuk mengintegrasikan rudal air to air (BVRAM) Meteor dan IRIS-T pada Pesawat Tempur KFX/IFX yang akan dikawinkan dengan meriam vulcan 20 mm M61 yang ditempatkan pada port bagian atas pesawat di sisi kiri di belakang kokpit.

07
Gambar 07. Pada gambar atas tanpa radar sedangkan pada gambar bawah radar telah diintegrasikan. Kredit: KAI

Pada gambar pertama terlihat radar belum diintegrasikan pada nose/hidung pesawat sedangkan pada gambar dibawahnya radar telah diintegrasikan pada nose/hidung pesawat tempur KFX/IFX. Pesawat tempur ini nantinya akan menggunakan radar active electronically scanned array (AESA) yang sedang dikembangkan oleh Hanwa System. Perusahan ini, telah mengontrak Elbit System Israel untuk menyediakan teknologi dalam pengembangan radar AESA tersebut. Uji penerbangan demonstrasi radar AESA ini telah dilaksanakan di Israel dan Korea Selatan menggunakan tesbed Boeing 737 Elta yang melibatkan Hanwa System, Elta System dan agency for defense development (ADD) Korea Selatan. Hanwa System disaat bersamaan juga sedang mengembangkan sistem infrared search and track (IRST) untuk pesawat tempur tersebut yang nantinya akan dikawinkan dengan radar AESA.

08
Gambar 08. Fuselage structure dari pesawat tempur KFX/IFX.
Kredit: KAI

Pada gambar terakhir yang di publikasikan oleh perusahaan kedirgantaraan Korea Selatan (KAI) pada bulan Juli 2020, tampak struktur fuselage (badan pesawat) dari pesawat tempur KFX/IFX masih dalam proses perakitan. Jika kita bandingkan antara gambar yang dipublikasikan pada bulan Juli dengan video yang baru-baru ini dipublikasikan pada awal bulan September terlihat jelas progres perkembangan proyek pesawat tempur tersebut. Bahkan, wabah pandemi Covid-19 tampaknya tidak mempengaruhi jadwal dari program pengembangan pesawat tempur KFX/IFX. Ini wajar mengingat Korea Selatan menetapkan jadwal yang agak ambisius dimana dijadwalkan prototipe pertama dari pesawat tempur KFX/IFX dapat diselesaikan pada bulan April tahun ini.

Kunjungi Juga:  Melalui KFX Korea Selatan Mengincar Pijakan di Pasar Global

Update

Dipenghujung tahun 2020 kemarin, perusahaan kedirgantaraan Korea Selatan KAI (Korea Aerospace Industries) kembali membagikan beberapa gambar terkait progres perkembangan dari prototipe pertama yang nantinya akan menjadi cikal bakal pesawat tempur KFX/IFX. Berikut beberapa gambar yang telah beredar di dunia maya.

Prototipe Pertama KFX IFX
Gambar prototipe pertama KFX/IFX yang dirilis pada bulan Desember.
Kredit: KAI

Gambar diatas merupakan dokumentasi yang dirilis pada bulan Desember tahun lalu yang dimana memperlihatkan fuselage (badan pesawat), wing (sayap pesawat), dan V tail (ekor kembar) pesawat telah selesai diintegrasikan bersama di pabrik perakitannya. Hal menarik lainnya, yaitu telah diinstalnya perangkat IFF (Identification Friend or Foe) yang berfungsi untuk mengidentifikasi sasaran/obyek sebagai teman atau musuh. Dalam gambar tersebut juga terlihat tempat/lubang dari perangkat IRST (infrared search and track) yang nantinya akan dibenamkan pada pesawat tempur tersebut.

Prototipe KFX IFX Terbaru
Gambar prototipe pertama KFX/IFX yang dirilis pada bulan Januari.
Kredit: KAI

Nah, inilah gambar terbaru dari prototipe pertama pesawat tempur KFX/IFX yang nampaknya telah memasuki tahap akhir dari proses perakitan pesawat. Terlihat dari prototipe tersebut sudah “menyerupai” bentuk utuh dari pesawat tempur. Dalam gambar diatas dapat kita perhatikan bahwa komponen radar dan IFF pesawat telah selesai diintegrasikan. Namun memang perangkat IRST sayangnya belum di instal pada prototipe tersebut. Patut kita acungi jempol kepada para pekerja yang sedang bekerja namun tetap mengedepankan protokol kesehatan. Sambil menunggu momen peluncurannya pada bulan April nanti, penulis akan terus memberikan update terkait perkembangan dari prototipe pesawat tempur KFX/IFX, stay tuned di nusantaradefense.com.

Kunjungi Juga:  Pesawat Tempur Sukhoi-57 Produksi Serial Pertama Akan Siap Pada Bulan Desember

Penutup

Demikianlah analisis sederhana dari video prototipe pertama pesawat tempur KFX/IFX dari sudut pandang awam. Meskipun proyek ini diatas kertas terlihat memiliki progres yang positif namun masih dibutuhkan jalan panjang untuk sampai ketahap produksi. Mari kita bersama-sama berharap dan berdoa agar prototipe pertama dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan serta keseluruhan proyek pesawat tempur tersebut dapat berjalan dengan lancar. Sekian dari penulis, semoga tulisan ini bermanfaat bagi pembaca sekalian dan mohon maaf jika terdapat kekurangan dalam tulisan ini. Tidak lupa penulis mengharapkan kritik yang konstruktif serta saran dari pembaca yang budiman, silakan disampaikan dalam form komentar dibawah. Salam dari penulis nusantaradefense.com dan sampai jumpa di tulisan berikutnya.

Sumber Referensi:

  1. https://www.youtube.com/watch?v=oUvphPdv_30
  2. https://twitter.com/alsaadinasser22/status/1344204860330291200
  3. https://www.sedaily.com/NewsVIew/22H43GZJR8
Share this article
Seorang militer enthusiast dan silent reader dibeberapa forum serta website militer baik dalam maupun luar negeri yang akhirnya memutuskan untuk mulai menulis diblog ini. Hobby mengoleksi artikel, literatur, buku serta apapun yang berhubungan dengan militer.

You May Also Like

2 Comments

    1. Sama-sama Mas,
      terima kasih juga telah meluangkan waktu untuk berkunjung di blog sederhana ini πŸ™‚
      Tentu sy jg akan berusaha semaksimal mungkin untk mengupdate blog ini setiap hari
      Salam πŸ™‚

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *